Sabtu, 20 Oktober 2012

Eropa Tegur Google Soal Privasi Pengguna Internet

INILAH.COM, Paris - Berbagai lembaga perlindungan data di Eropa menyimpulkan bahwa kebijakan perlindungan kerahasiaan pribadi Google yang baru tidak sesuai UU Eropa. Namun perusahaan raksasa internet itu segera membantah klaim tersebut.
HeadlineGoogle menerapkan kebijakan itu pada Maret 2012 dengan mengizinkan perusahaan untuk melacak penggunanya melalui berbagai tawaran. Sehingga Google dapat menetapkan iklan tertentu bagi pengguna, tergantung pada situs-situs yang mereka cari.
Selain melacak Internet, Google juga melacak penggunaan situs video YouTube, situs jejaring sosial Google+ dan sistem teelpon pintar Android.
Sejumlah lembaga perlindungan data Eropa menyatakan Google tidak memberi cukup informasi kepada para pengguna mengenai apa yang dilacaknya. Kepala Badan Data Perancis CNIL, Isabelle Falque-Pierrotin mengatakan, pengguna Google kini cemas.
"Google memiliki waktu 3-4 bulan untuk mengubah sejumlah kebijakannya, atau bila tidak, Eropa akan mengupayakan tindakan hukum untuk melawan kebijakan itu," ujar Falque-Pierrotin, seperti dikutip oleh AFP.
CNIL memimpin investigasi tentang kebijakan perlindungan kerahasiaan pribadi Google yang baru ini terhadap berbagai lembaga perlindungan data di semua negara Uni Eropa sebelum mengumumkan hasilnya beberapa waktu lalu di Paris, Perancis.
Akan tetapi, Google menyangkal bahwa pihaknya melakukan seperti yang dituding oleh CNIL dan lembaga-lembaga perlindungan data sejumlah negara Uni Eropa lainnya.
Google justru menyatakan komitmennya melindungi data pengguna dan yakin bahwa sejumlah kebijakannya itu 'mematuhi UU Eropa'.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More