INILAH.COM, San Francisco - Instagram pada Kamis (21/12)
mencoba menenangkan gejolak dari pengguna yang menentang kebijakan
mereka yang bakal menjual foto pengguna.
"Hal yang banyak
kami dengar dari pengguna adalah mengenai periklanan dan perubahan yang
kami lakukan mungkin berarti bagi mereka dan foto-fotonya," ujar Kevin
Systrom, CEO Instagram, di blog-nya.
"Ada kecemasan dari para
pengguna Instagram bahwa kebijakan baru kami nanti bakal seperti apa
yang mereka banyangkan," tambah Systrom. Demikian seperti dikutip dari StarAsia.
Protes mulai dilakukan oleh para pengguna Facebook, terkait kebijakan baru layanan photo-social tersebut yang rencananya akan mulai diberlakukan pada 16 Januari 2013.






0 komentar:
Posting Komentar